Sewa vs punya sendiri · Hitung sendiri
Langganan kamu jalan terus. Tiap bulan, tanpa pernah selesai.
Hitung punya sayaTiga menit aja, nggak pakai email, nggak pakai telepon. Hasilnya keluar jadi struk yang bisa kamu robek terus kirim ke kami.
Angka yang jalan itu tagihan bulanan satu usaha lokal. Omzetnya Rp 30 juta sebulan. Isinya toko online, aplikasi booking, tool WhatsApp, sama potongan marketplace. Kami pecah jadi per detik biar kelihatan. Ditungguin atau nggak, naiknya sama.
Biaya langganan per bulan
Jalan sejak halaman ini dibuka
Usaha lokal dengan omzet Rp 30 juta per bulan rata-rata bayar Rp 4.645.600 biaya langganan tiap bulan. Rp 4.435.600 di antaranya sebenarnya bisa dihentikan.
Geser aja, angkanya ikut kok.
Langganan platform sama tool nggak ikut gerak. Tarifnya sama besar buat toko kecil maupun toko besar. Yang naik-turun cuma potongan marketplace, biaya per pesanan, sama QRIS.
Tagihan bulanan
Begini bentuknya kalau semua langganan itu dicetak jadi satu struk.
Biayanya kalau dilihat satu-satu kelihatan kecil. Ditumpuk jadi satu struk, baru kerasa. Ini profil usaha lokal dengan omzet Rp 30 juta sebulan, mungkin mirip punya kamu, mungkin juga nggak. Bentar lagi bisa kamu ganti pakai angka sendiri.
Per bulan · Juli 2026
Yang ini nggak kami coret. QRIS 0,7% larinya ke bank, bukan ke platform. Jadi tetap ada walaupun sistemnya punya kamu sendiri. Kami nggak mau nulis angka hemat yang ujungnya nggak kamu rasakan.
Yang beneran bisa hilang
Rp4.435.600 / bulan
Sisanya kalau sistemnya punya sendiri
Bikin sistem sendiri itu bayarnya sekali. Harganya jauh di bawah angka lima tahun tadi. Cuma itu isi halaman ini.
Harga publik per Juli 2026. Geser untuk pakai omzet kamu sendiri.
Bedanya di mana
Nyewa itu murahnya cuma di bulan pertama.
Bukan berarti semua langganan jelek kok, ada juga yang memang pantas dibayar. Yang bikin repot itu kalau dibayar bertahun-tahun, padahal kerjaannya sekali jadi.
Nyewa
Punya sendiri
Sistem operasional
Sistemnya yang mengikuti kamu, bukan kamu yang mengikuti sistem.
Booking, catatan pesanan, jadwal staf, halaman khusus pelanggan. Kami mulai dari cara kamu jalan sekarang. Kalau selama ini catatannya di buku tulis, sistemnya kami buat mengikuti buku tulis itu. Bukan kamu yang disuruh ganti kebiasaan biar muat di aplikasi orang.
Toko sama halaman jualan
Toko sendiri. Nggak ada yang motong tiap pesanan.
Kami bangun toko online sama halaman jualan yang kebuka sebelum pelanggan sempat pindah. Halaman cepat lebih disukai Google. Dan lebih banyak nutup penjualan. Dua-duanya kerasa di bulan pertama.
Biar ketemu orang
Situs bagus percuma kalau nggak ada yang tahu.
Bagian setelah situsnya jadi juga kami kerjakan: SEO, artikel, media sosial, sama perawatan server. Boleh ambil satu-satu. Boleh juga cuma ambil bagian ini tanpa bikin situs baru. Nggak ada paket yang dikunci jadi satu.
Yang udah jalan
Ini bukan contoh-contohan. Dua-duanya buka tiap hari.
Cat Corner — catcorner.id
Toko makanan sama perlengkapan kucing di Bintaro. Semua sistemnya kami bangun bareng mereka. Sistem itu juga yang jalanin tokonya tiap hari.
catcorner.id → Simple Sehat — simplesehat.com
Merek konten kesehatan buat pembaca umum. Isinya kalkulator kalori gratis, blog yang cepat, sama maskot yang bikin topik kesehatan nggak kedengeran menggurui.
simplesehat.com → Cara kerja sama Temali
Tiga langkah, dari obrolan pertama sampai situsnya jadi milik kamu.
Kita petakan dulu masalahnya
Ceritakan ke kami lewat WhatsApp: bagian mana dari usaha kamu yang paling menghabiskan waktu sama uang. Nggak apa-apa kalau ceritanya masih berantakan, merapikan cerita itu bagian kerja kami. Yang jelas kami nggak nebak harga lewat telepon — alur kerja kamu yang sekarang kita runut dulu bareng-bareng, baru ketahuan situs atau sistem seperti apa yang sebenarnya perlu dibangun. Sampai tahap ini kamu belum keluar uang sepeser pun.
Kami bangun situsnya, kamu ikut lihat
Selama pembangunan jalan, kami kirim tautan buat kamu lihat situsnya tumbuh sedikit demi sedikit. Jadi nggak ada bagian yang tiba-tiba muncul di akhir. Perkembangannya kami kabarkan pakai bahasa biasa, dan kalau ada istilah yang bikin bingung, tanya aja. Nggak ada pertanyaan yang kekecilan di sini.
Kunci situsnya kami serahkan
Situs, data, sama domain didaftarkan atas nama kamu, dan semua akses kami serahkan begitu proyeknya selesai. Kalau suatu hari kamu mau ganti tim, ya silakan, nggak ada yang perlu izin ke kami dulu. Habis serah terima pun kami masih bisa dihubungi — banyak klien yang balik cuma buat nanya, dan itu nggak apa-apa.
Yang biasanya ditanyakan
Kami jawab apa adanya.
Berapa biayanya?
Ini yang paling sering ditanya, jadi kami buka dari awal.
Satu halaman jualan harganya Rp 5 juta. Selama harga perkenalan masih jalan, jadi Rp 3,5 juta. Kalau yang dibangun lebih besar, harganya naik dari situ.
Angka pastinya baru ketemu setelah kita ngobrol. Kami perlu tahu dulu apa yang mau dibangun. Kami nggak mau nembak angka yang nanti berubah di tengah jalan.
Kalau uang kamu belum sampai segitu, bilang aja apa adanya. Kami bakal jujur kalau menurut kami belum waktunya. Terus kami kasih tahu bagian mana yang bisa kamu kerjakan sendiri dulu, gratis.
Kenapa lebih mahal dari jasa bikin website yang sejutaan?
Pertanyaan yang bener. Dan jawabannya bukan “punya kami lebih bagus”.
Yang sejutaan itu biasanya template WordPress yang dipasangi logo kamu. Kalau yang kamu butuhkan cuma lima halaman biar ada alamat di internet, itu udah cukup. Kami juga bakal bilang begitu. Nggak usah keluar Rp 5 juta.
Bedanya baru kerasa kalau usaha kamu punya cara kerja sendiri. Empat hal ini yang kamu bayar di kami:
- Situsnya ngikut cara kerja kamu. Bukan kamu yang ngikut template.
- Nggak ada tagihan yang nyusul diam-diam. Website murah biasanya bawa aplikasi tambahan buat formulir, keamanan, sama cadangan data. Aplikasi itu nagih tiap tahun. Ujungnya balik lagi ke struk di atas tadi.
- Situsnya ringan, jadi cepat kebuka. Kami nggak pakai WordPress. Halaman kamu kebuka di bawah 1,5 detik. Nggak ada yang perlu di-update tiap minggu biar nggak kebobolan orang.
- Ada yang tanggung jawab setelah situsnya jadi. Garansi 30 hari, kodenya kami kasih semua, dan kami masih bisa dihubungi. Cerita yang paling sering kami denger dari klien baru justru ini: orangnya hilang habis transfer terakhir.
Jadi kalau kebutuhan kamu sederhana, ambil yang murah. Itu keputusan yang bener. Tapi kalau situsnya dipakai jualan tiap hari, selisih harganya biasanya balik cuma dari satu dua bulan potongan marketplace yang berhenti.
Saya udah pakai WordPress atau WooCommerce. Harus pindah?
Nggak harus. Kami juga nggak bakal maksa.
Kalau tim kamu udah hafal cara pakainya, ganti sistem cuma bikin ribut. Jadi situsnya kami bangun ulang di WooCommerce aja. Dibuat lebih cepat, lebih rapi, dan aplikasi tambahan yang bayar tiap tahun kita pangkas sebisanya.
Kalau kamu terbuka buat pindah, nanti kita hitung bareng. Mana yang lebih hemat buat kamu, sekalian sama ruginya apa. Habis itu kamu yang putuskan.
Ada harga perkenalan?
Ada, dan batasnya beneran ada.
Biaya pembangunan dipotong 30%. Berlaku buat lima klien pertama, atau sampai 30 September 2026 — mana yang duluan. Potongannya kena ke semua ukuran proyek. Yang Rp 5 juta jadi Rp 3,5 juta. Yang lebih besar ikut turun 30%.
Kenapa kami berani motong segini banyak? Terus terang, kami lagi ngumpulin contoh kerjaan. Jadi ada syarat dan ketentuannya. Kami sebutkan sekarang, biar kamu bisa timbang dari awal — bukan pas mau tanda tangan.
- Hasil kerjanya boleh kami tampilkan di halaman contoh kerjaan kami
- Kamu cerita pengalamannya buat kami tulis di situs
- Kamu ikut paket bulanan minimal 6 bulan
Paket bulanan itu barang lain, bukan garansi 30 hari. Garansi 30 hari gratis dan dapat semua klien. Paket bulanan ini bayar, isinya kerjaan yang jalan terus: artikel, perawatan, dan sejenisnya.
Kenapa 6 bulan? Karena situs baru mulai kelihatan di Google sekitar bulan 3 sampai 6. Kalau berhenti lebih cepat, kamu udah bayar tapi belum sempat lihat hasilnya. Sayang.
Dan kalau dalam 3 bulan pertama kami nggak ngirim yang kami janjikan, kamu boleh berhenti.
Saya udah jualan di Shopee sama Instagram. Perlu situs sendiri?
Shopee tetap dipakai, di sana orang nyari barang.
Bedanya begini. Pembeli yang udah kenal kamu nggak perlu lewat Shopee lagi. Dia bisa langsung beli di situs kamu. Dan pesanan itu nggak kena potongan 10%.
Buat banyak toko, pembeli lama itu separuh omzetnya. Jadi ini bukan soal pindah. Ini soal nambah satu pintu lagi, yang di depannya nggak ada yang minta jatah.
Berapa lama sampai situsnya jadi?
Satu halaman jualan sekitar dua minggu. Toko online atau sistem booking sekitar satu sampai dua bulan, tergantung seberapa ribet aturannya.
Tanggalnya kami sebut di awal, bukan “secepatnya”. Kalau nanti meleset, kamu dikabari duluan. Bukan pas hari terakhir.
Situsnya beneran jadi punya saya sepenuhnya?
Beneran. Nama domain sama tempat penyimpanan situsnya didaftarkan atas nama kamu, bukan atas nama kami. Kodenya kami kasih semua.
Kalau nanti kamu mau pindah ke tim lain, nggak ada yang kami tahan. Kami bantu juga waktu serah terimanya, biar tim barunya nggak bingung.
Jadi setelah situsnya jadi, biayanya beneran Rp 0 per bulan?
Nggak sepenuhnya. Kami lebih milih bilang sekarang daripada kamu kaget nanti.
Yang tetap ada: sewa tempat penyimpanan situs sama nama domain, biasanya ratusan ribu setahun. Terus potongan QRIS, karena itu larinya ke bank.
Yang hilang: langganan platform sama potongan tiap pesanan. Dan itu justru bagian paling gedenya.
Saya nggak ngerti teknis. Nanti siapa yang ngurus?
Itu justru bagian kami.
Urusan sehari-hari kamu bisa sendiri: ganti harga, nambah produk, nulis pengumuman. Bagian itu kami bikin segampang ngisi formulir. Waktu serah terima, kita coba bareng sekali sampai kamu terbiasa.
Urusan mesinnya — server, pembaruan — boleh diserahkan ke kami lewat paket perawatan. Paket itu bisa dihentikan kapan aja, dan situs kamu tetap hidup.
Kalau nanti ada yang error di situsnya?
Wajar khawatir. Jadi batasannya kami sebutkan sekalian.
Tiap situs yang kami bangun dapat garansi 30 hari. Sebulan pertama setelah situs kamu tayang, kami dampingi gratis: benerin yang rusak, rapiin yang kurang pas, dan jawab pertanyaan kamu waktu baru mulai pakai.
Yang nggak masuk garansi itu kerjaan baru. Misalnya nulis artikel, nambah fitur yang belum kita sepakati di awal, atau bikin halaman baru. Yang begitu dihitung terpisah, dan harganya kami sebut sebelum dikerjakan.
Lewat 30 hari, kami tetap bisa dihubungi. Sejauh ini belum ada klien yang kami tinggal ngambang.
Bisa dicicil?
Bisa. Yang biasa: sebagian dibayar di awal, sisanya waktu situsnya diserahkan.
Kalau uang masuk usaha kamu bikin jadwal itu berat, bilang aja waktu ngobrol. Biasanya masih bisa diatur.
Hitungan di halaman ini akurat nggak?
Ini perkiraan, bukan hitungan pasti. Angkanya kami ambil dari harga yang diumumkan sendiri sama platform-platform itu per Juli 2026. Contohnya pakai usaha dengan omzet Rp 30 juta sebulan, jadi punya kamu pasti beda.
Mau angka yang bener-bener pas? Kirim aja struknya, nanti kita cek bareng. Nggak ada biayanya. Dan kalau ternyata kamu belum mau lanjut, nggak bakal kami kejar-kejar.